Permainan di Balik Topeng Master
Episode 1: Tamu Tak Diundang di Sanctum Bara Gue narik napas panjang sebelum muter kunci pintu apartemen mewah di kawasan SCBD ini. Unit ini bukan punya gue. Ini punya Master Bara —satu-satunya orang yang bikin bulu kuduk gue merinding sekaligus bikin adrenalin gue meledak cuma dengan satu tatapan. Di belakang gue, Darren jalan pelan. Langkah kakinya kedengeran ragu. Dosen muda yang biasanya sok tahu di depan kelas itu sekarang cuma bisa nunduk, tangannya gemetar tipis nenteng tas berisi perlengkapan yang udah gue suruh bawa. Dia pikir malam ini adalah sesi privat antara gue, Masternya, dan dia, budak kesayangan gue. "Masuk, Darren. Jangan bikin gue nunggu," suara gue datar, tapi dingin. Darren masuk ke dalem ruangan yang minim cahaya. Wangi aromaterapi kayu cendana campur bau kulit ( leather ) langsung nyergap indra penciuman. Ruangannya luas, tapi kerasa mencekam karena hampir semua furniturnya berwarna gelap. "M-master Dio... ini tempat siapa?" bisik Darren. Sua...